Sabtu, 07 Mei 2022

Infografis Kuliah sambil Kerja

 


Resep Nasi Briyani yang Praktis

 Nasi briyani merupakan hidangan nasi khas Timur Tengah yang popler dan digemari banyak orang. Cocok sekali untuk makan bersama dalam porsi besar. Nasi kaya rempah ini biasa disajikan dengan daging kambing ataupun ayam. Nasi briyani ayam ini paling cocok dinikmati bersama keluarga, atau saat ada acar spesial. Untuk membuat nasi briyani ayam, ada beberapa bahan yang harus kita siapkan.

Bahan-bahan :

·         Beras basmati - 500 gram

·         Paha ayam - 4 buah

·         Jeruk nipis - 1 buah

·         Susu cair - 500 ml

·         Air (dibagi menjadi 2 masing-masing 500 ml) - 1 liter

·         Bawang bombay, iris - 1 buah

·         Bawang putih, cincang halus - 5 buah

·         Tomat ukuran besar, potong dadu - 1 buah

·         Jahe, geprek - 3 cm

·         Serai, geprek - 2 batang

·         Bubuk kari - 2 sdm

·         Cabe bubuk - 2 sdm

·         Yoghurt - 3 sdm

·         Cabe ijo besar, belah 2 - 4 buah

·         Garam - 1 sdm

·         Kaldu ayam atau jamur - 1/2 sdt

·         Minyak samin atau butter - 3 sdm

 

Rempah:

·         Kayu manis - 2 buah

·         Cengkeh - 10 buah

·         Kapulaga - 10 buah

·         Bunga lawang - 5 buah

Pelengkap:

·         Acar timun dan wortel - secukupnya

·         Cabe rawit - secukupnya

·         Kare ayam - secukupnya

 

Langkah-langkah atau cara membuatnya:

1. Cuci bersih beras basmati, lalu rendam selama 20 menit.

2. Cuci bersih ayam, lumuri dengan perasan air jeruk nipis. Diamkan 20 menit, lalu cuci bersih kembali. Sisihkan.

3. Lelehkan minyak samin atau butter, masukkan bawang bombay dan bawang putih. Masak hingga harum.

4. Tambahkan potongan tomat, jahe, serai, bubuk kari, cabe bubuk, kunyit bubuk dan rempah rempah. Masak hingga harum dan tercampur rata.

5. Tuang susu cair, yoghurt dan 500ml air. Aduk rata, lalu masukkan paha ayam. Masak hingga air menyusut setengahnya.

6. Matikan api, masukkan beras basmati, garam dan kaldu ayam, lalu aduk rata. Pindahkan ke rice cooker beserta ayamnya, lalu tambahkan air 500 ml dan cabe hijau yang sudah dibelah. Tekan tombol cook.

7. Setelah tombol berubah ke posisi warm, langsung aduk nasi sampai kebawah agar tidak gosong.

8. Untuk ayam, bisa dimakan begitu saja, dipanggang atau di oven.

9. Sajikan nasi briyani diatas piring dengan tambahan paha ayam, acar, kare ayam atau kerupuk.

10.  Nasi briyani ayampun siap disantap.

Jumat, 06 Mei 2022

Psikologi Sebagai Akar Ilmu Komunikasi

 

Psikologi sesungguhnya meneliti kesadaran dan pengalaman manusia. Psikologi mengarahkan perhatiannya pada perilaku manusia dan mencoba menyimpulkan proses kesadaran yang menyebabkan terjadinya perilaku tersebut.

Ilmu komunikasi berkaitan erat dengan ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia, yaitu pisikologi, karena komunikasi amat erat kaitannya dengan perilaku dan pengalaman kesadaran manusia. Tujuan manusia berkomunikasi adalah untuk menghasilkan suatu tindakan komunikasi efektif, yaitu menyampaikan apa yang ada dipikiran komunikator, agar sama dengan apa yang dipikirkan oleh pihak komunikan.

Psikologi meneliti proses pengungkapan pikiran menjadi lambang terhadap perilaku manusia, pikiran yang menjadi lambang serta bentuk-bentuk lambang. Pada saat pesan sampai pada diri komunikator, psikologi melihat ke dalam proses penerimaan pesan, menganalisa faktor-faktor personal dan situasional yang mempengaruhinya, dan menjelaskan berbagai corak komunikan ketika sendirian atau kelompok.

Rakhmat (2018) menyatakan bahwa dilihat dari segi perkembangannya, komunikasi memang dibesarkan oleh para peneliti psikologi. Tiga diantara empat orang Bapak Ilmu Komunikasi berasal dari para tokoh yang memiliki latar belakang psikologi.

Mereka adalah Wilbur Schramm yang merupakan sarjana psikologi. Kurt Lewin adalah ahli pisikologi dinamika kelompok. Ia memperoleh gelar doktornya dalam asuhan Koffa, Kohler dan Wertheier, tokoh-tokoh psikologi Gestalt. Paul Lazarsfeld, pendiri ilmu komunikasi lainnya, adalah psikolog yang banyak dipengaruhi Sigmund Freud, bapak psikoanalisis. Carl I Hovland, adalah seorang yang dididik dalam psikologi, dan selama hidupnya memilih karya psikologi. Ia pernah menjadi asisten Clark Hull, tokoh psikoanalisis dalam aliran behaviorisme. Menarik sekali bahwa semua aliran besar dalam pisikologi diwakili oleh para peletak dasar ilmu komunikasi.

Walaupun demikian, komunikasi bukanlah subdisiplin dari pisikologi. Sebagai ilmu, komunikasi menembus banyak disiplin ilmu. Sebagai gejala perilaku, komunikasi dipelajari oleh bermacam-macam disiplin ilmu, antara lain sosiologi dan pisikologi.

Hovland mendefinisikan komunikasi sebagai “the process by which an individual (the communicator) transmits stimuli (usually verbal) to modify the bahavior of other individuals (the audience)". Dance (1967) mengertikan komunikasi dalam kerangka psikologi behaviorisme sebagai usaha “menimbulkan respon melalui lambang-lambang verbal  yang bertindak sebagai stimuli”.

Fisher menyebutkan empat ciri pendekatan pisikologi pada komunikasi:

1. Penerimaan stimulus secara indrawi (sensory reception of stimulus)

2. Proses yang mengantarai stimulus dan respons (internal mediation of stimulus)

3. Prediksi respons (prediction of responses)

4. Peneguhan respons (reinforcement if response)

Psikologi melihat komunikasi dimulai dengan dikenainya masukan kepada organ-organ penginderaan kita yang berupa data stimuli berbentuk orang, pesan, suara, warna dan lain lain. Psikologi komunikasi melihat bagaimana respon yang terjadi pada masa lalu dapat meramalkan respons yang akan datang. Kita harus mengetahui sejarah respons sebelum meramalkan respons individu ini. Dari sini timbullah perhatian pada gudang memori dan penghubung masa lalu dan masa sekarang.

 

 

Daftar Pustaka :

Dance, F.E.X. (1967). Human Communication Theory: Original Essays. New York: Holt, Rinehart, Winston

Rakhmat, Jalaludin. (2018). Psikologi Komunikasi Edisi Revisi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Komala, E., & Rabathy, Q. (2020). Psikologi Komunikasi Konsep Dasar. Bandung: Fisip Unpas Press